WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Motif di balik pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih belum secara jelas terungkap meski persidangan sudah dijalani beberapa kali.
Selama persidangan, saksi yang dihadirkan memberikan keterangan berubah-ubah.
Misteri di balik pembunuhan Brigadir J dan sikap para saksi ini juga menjadi sorotan pihak keluarga Brigadir J, meminta majelis hakim terus menggali ada apa di balik kasus ini.
Baca juga: Dicap Maskapai Layanan Terburuk di Dunia, Alasan Lion Air Tak Sediakan Makan Minum Gratis
Pengacara keluarga Brigadir J, Lukas Simanjuntak, meminta persidangan menggali alasan Ferdy Sambo kenapa hanya menugaskan ajudan laki-laki untuk istrinya, Putri Candrawathi.
Hal ini bagi Martin, jauh lebih penting untuk diketahui ketimbang menggali-gali kepribadian Brigadir J yang sudah meninggal dunia akibat pembunuhan berencana.
“Lebih baik mereka mencari apakah Ferdy sambo misalnya begitu ya, yang mengirimkan ajudan untuk mengelilingi istrinya sendiri, laki-laki semua, itu waras atau tidak,” ujar Martin Lukas, dilansir Kompas TV.
Selain itu, Martin juga meminta ada pemeriksaan kejiwaan bagi Ferdy Sambo yang merupakan terduga pelaku pembunuhan berencana Brigadir J.
Baca juga: Viral, Kaesang Naik Batik Air ke Surabaya Koper Nyasar ke Kualanamu
Sama halnya dengan perihal ajudan laki-laki bagi Putri Candrawathi, Martin berpendapat mengetahui kejiwaan Ferdy Sambo lebih penting dalam perkara ini.
“Tidak ada urusan untuk menggali profile dari korban, nggak ada urusan itu, yang digali profilenya itu adalah pelaku. Apakah pelaku misalkan ya, memiliki permasalahan dengan kejiwaan atau dengan temperamennya dia,” kata Martin Lukas.