WARTABANJAR, BANJARBARU - Seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri dan permukiman di wilayah pesisir timur, Pemprov Kalsel melalui Dinas PUPR tengah merintis pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Batulicin-Kotabaru. 

Proyek strategis ini disiapkan untuk menjawab tantangan krisis air bersih, terutama saat menghadapi musim kemarau ekstrem.

Di program Warta Bicara kolaborasi Diskominfo Kalsel dan Wartabanjar.com, ​Kepala Dinas PUPR Kalsel, H Muhammad Yasin Thayib, mengungkapkan, pembangunan SPAM regional ini dirancang untuk melayani kebutuhan lintas kabupaten antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. 

Mengingat kewenangan tingkat provinsi mencakup layanan regional minimal dua kabupaten, inisiatif ini menjadi solusi jangka panjang yang sangat dinantikan.

​Dalam tahap studi kelayakan (Feasibility Study) dan Detail Engineering Design (DED), tim teknis mengkaji potensi sumber air baku dari Sungai Cantung serta alternatif Sungai Satiung di jalur Sungai Kusan, kotabaru yang memiliki debit melimpah dan aman dari intrusi air laut maupun kekeringan panjang.

​Pembangunan infrastruktur air bersih ini memiliki urgensi tinggi karena wilayah Pulau Kotabaru dan kawasan industri di Tanah Bumbu mengalami peningkatan jumlah penduduk dan pekerja yang pesat. 

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Laut Lebih Cepat dari Rencana, Pangkas Perjalanan 2 Jam Jadi 15 Menit

Baca Juga: Halte Bus Trans Banjarbakula Bakal Dimodernisasi, Dishub Kalsel Bidik Pendapatan Nontiket

Sumber air baku lokal yang ada saat ini, seperti di Karang Bintang, kerap mengalami kekeringan drastis saat kemarau panjang. 

Dengan adanya SPAM Regional ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pasokan air baku yang stabil bagi kebutuhan rumah tangga maupun sektor industri secara berkelanjutan.

Selengkapnya lihat video ini.