WARTABANJAR.COM, ARANIO - Tinggi muka air (TMA) Waduk Riam Kanan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan tren penurunan meski beberapa daerah diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. 

Manager Unit Pembangkit (UP) Tenaga Air Gunung Bamega, Reza Permana mengatakan berdasarkan data pemantauan real-time, TMA Waduk Riam Kanan pada Kamis (29/10/2026) berada di angka 54,450 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

”Posisinya hari ini kembali mengalami penurunan tipis ke angka 54,380 mdpl,” ujar saat dikonfirmasi Jumat (30/10/2026) malam.

Baca juga: Indeks Pencemaran Udara Tabalong Turun, Siswa Sejumlah Sekolah Kembali Belajar Normal

Video: Lima Rumah Kayu Dilalap Api, Harta Benda Tak Terselamatkan

Reza mengungkapkan grafik permukaan air waduk masih bergerak turun namun tidak banyak karena ada pasokan air hujan. 

”Berbagai langkah teknis juga terus kami optimalkan untuk menekan laju penguapan demi menjaga cadangan air baku tetap aman,” paparnya. 

Di tengah tren penurunan air ini, masyarakat luas, khususnya pelanggan layanan air bersih, tentu dibuat khawatir. 

Reza memastikan, pihaknya terus memperketat koordinasi lintas instansi, yakni bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta Balai Wilayah Sungai (BWS), terkhusus untuk menjamin kelancaran pasokan bahan baku air minum melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

”Kami pastikan pemenuhan kebutuhan air minum melalui SPAM masih dapat dilakukan dan tetap relevan dengan kondisi cadangan air saat ini,” pungkasnya. (wartabanjar.com)