PAD Tabalong hingga 30 September 2026 Capai Rp243,99 Miliar, 82 Persen dari Target
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mencapai Rp243,99 miliar hingga 30 September 2026.
Capaian tersebut setara 81,89 persen dari target PAD tahun ini sebesar Rp297,96 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tabalong, Nanang Mulkani, mengatakan pendapatan daerah pada 2026 ditetapkan Rp1,969 triliun.
Angka tersebut mencakup dana transfer ke daerah (TKD) dan PAD.
Video: Lima Rumah Kayu Dilalap Api, Harta Benda Tak Terselamatkan
Baca juga: Skor Hasil Barito Putera vs Persis Solo 2-1 : Gol Renan Alves Lagi, Murilo Lagi
Hingga akhir September, realisasi pendapatan daerah tercatat Rp1,482 triliun atau 75,25 persen dari target tahunan.
Capaian ini telah memenuhi target kumulatif pendapatan daerah pada triwulan III.
“Pada posisi 30 September 2026, realisasi pendapatan daerah sudah mencapai 75,25 persen atau sesuai target triwulan III,” ujar Nanang, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, Bapenda Tabalong menetapkan target realisasi pendapatan secara bertahap.
Target tersebut meliputi 15 persen pada triwulan I, 40 persen pada triwulan II, 75 persen pada triwulan III, dan 100 persen pada triwulan IV.
Sementara itu, penerimaan PAD bersumber dari empat komponen utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.
Dengan realisasi sebesar 81,89 persen, capaian PAD Tabalong telah melampaui target kumulatif triwulan III yang ditetapkan sebesar 75 persen.
Bapenda Tabalong diharapkan terus mengoptimalkan penerimaan dari berbagai sumber pendapatan daerah agar target PAD maupun pendapatan daerah secara keseluruhan dapat tercapai hingga akhir 2026. (wartabanjar.com)