WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Usia bukan penghalang untuk tetap aktif berolahraga. 

Semangat itu mewarnai pembukaan Turnamen Gila Bola Tutup Tahun II Piala Banjarbaru Emas 2026 di Lapangan Sepak Bola dr. Murdjani, Banjarbaru, Selasa (27/10/2026).

Semangat para pemain berusia 40 tahun ke atas (U-40) langsung terlihat pada laga pembuka. 

Tim Sungai Ulin sukses menaklukkan Kemuning dengan skor 2-1, sekaligus mengawali persaingan menuju gelar juara turnamen tahunan tersebut.

Baca juga: Hasnuryadi Kembali Menjabat Ketua PSSI Kalsel Periode 2026-2030

Baca juga: Setelah Viral di Medsos, Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Mundur sebagai Tenaga Ahli

Sebanyak 20 tim yang mewakili kelurahan se-Kota Banjarbaru ambil bagian dalam kompetisi ini. 

Mereka akan bersaing memperebutkan trofi Piala Banjarbaru Emas dalam turnamen edisi kedua yang digelar setelah pertama kali berlangsung pada 2025.

Pembukaan turnamen dilakukan Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, yang mewakili Wali Kota Erna Lisa Halaby.

Dalam sambutannya, Rudi menegaskan, turnamen sepak bola kategori U-40 bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat.

“Usia 40 bukanlah penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan juga penuh semangat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut. 

Melalui kegiatan olahraga ini, masyarakat diharapkan tetap menjaga kebugaran sekaligus memperkuat persaudaraan antarkelurahan.

Turnamen Gila Bola Tutup Tahun II Piala Banjarbaru Emas 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 7 November 2026, dengan pertandingan digelar setiap hari mulai pukul 15.30 Wita.

Pada edisi perdana 2025, Kelurahan Guntung Paikat berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kelurahan Loktabat Selatan dengan skor 3-2 pada partai final.

Tahun ini, persaingan kembali terbuka. 

Kemenangan Sungai Ulin atas Kemuning pada laga perdana menjadi awal perebutan gelar juara di antara 20 tim peserta.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan terus mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sekaligus menjaga semangat kebersamaan di Kota Banjarbaru. (Wartabanjar.com)