WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kepolisian Resor Tanah Laut melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Intan 2026, di halaman Polres Tanah Laut, Senin (26/10/2026).

Kegiatan serentak nasional berlangsung selama 14 hari, 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan".

Langkah ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta merespons tingginya risiko kecelakaan akibat fenomena kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut, Wakapolres Tanah Laut, Jajaran Pejabat Utama Kepolisian, perwakilan Kejari Tanah Laut, perwakilan Dandim 1009/Tanah Laut, Kasat Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, perwakilan Kadishub Tanah Laut, serta jajaran dinas terkait lainnya.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan mengungkapkan target utama pelaksanaan operasi ini, di tengah ancaman cuaca buruk akibat bencana karhutla.

"Target kita adalah menurunkan jumlah pelanggaran dan angka kecelakaan. Apalagi saat ini karhutla sedang marak, sehingga rawan terjadi kecelakaan akibat jarak pandang yang terbatas," ungkap AKBP Ricky Boy Siallagan.

Baca Juga: Jendela Dunia Kita Ajak Ratusan Murid Panyipatan Tanah Laut Membaca

Baca Juga: Krisis Air Makin Meluas, Bupati Tanah Laut Instruksikan Ketua RT Aktif Pendataan

Guna mengantisipasi bahaya di area rawan, petugas kepolisian menyiagakan personel di wilayah perbatasan dan memasang stiker pemantul cahaya.

"Kami menempatkan personel di perbatasan dengan pengaturan suara. Bersama dinas terkait, kami juga mengecat pembatas jalan dengan scotlight berpendar, agar menjadi pedoman pengendara saat jarak pandang terbatas," jelas Kapolres. 

Sementara Kasat Lantas Polres Tanah Laut, AKP Adhitya Rizki Ridhotomo, menyampaikan penanganan di lapangan mengedepankan pendekatan preventif dan aksi sosial kepada masyarakat terdampak karhutla.

"Untuk represif kami mengedepankan teguran. Menyesuaikan kondisi di Kabupaten Tanah Laut yang terdampak karhutla, kami lebih banyak melaksanakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat," katanya.