Lima Tahun Kepemimpinan Samsul Rizal, HST Bidik 5.000 Rumah Layak Huni
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, tetap mengejar target bedah rumah sebanyak 5.000 unit selama lima tahun kepemimpinan Bupati Samsul Rizal, meski alokasi anggaran daerah untuk program tersebut menurun pada 2026.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) HST, Sa’dianoor, mengatakan jumlah rumah yang ditangani melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini sebanyak 550 unit.
Angka tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.000 unit. Penurunan terjadi akibat efisiensi anggaran.
“Meski tahun ini jumlahnya berkurang, target 5.000 rumah selama lima tahun tetap kami upayakan tercapai,” ujar Sa’dianoor, Senin (26/10/2026).
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah daerah berencana mengupayakan penambahan alokasi rumah yang diperbaiki pada tahun berikutnya.
Jumlahnya bahkan berpeluang melampaui 1.000 unit, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, penanganan rumah tidak layak huni di HST juga mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan provinsi.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Tabrakan Truk di Dekat SPBU Durian Gantang HST Terekam CCTV
Baca Juga: Polisi Amankan Empat Terduga Kurir Sabu di HST, Pemilik Rumah Masuk DPO
Secara keseluruhan, bantuan bedah rumah pada 2026 mencapai 887 unit. Rinciannya, 550 unit melalui APBD HST, 316 unit dari pemerintah pusat, dan 21 unit dari pemerintah provinsi.
Bantuan pemerintah pusat sebanyak 316 unit disalurkan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang kini berganti nama menjadi program Bedah Rumah.
Dari jumlah tersebut, 200 unit telah selesai dikerjakan. Sementara 116 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Adapun bantuan pemerintah provinsi melalui program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (BRTLH) berjumlah 21 unit.
Sebanyak 11 unit diperuntukkan bagi rumah tidak layak huni akibat bencana, sedangkan 10 unit lainnya menyasar kawasan kumuh.
Seluruh pengerjaan bantuan BRTLH tersebut telah rampung.
Sementara itu, 550 unit bantuan yang bersumber dari APBD HST masuk dalam program Bantuan Rumah Swadaya (BRS).