WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya untuk secepatnya menyelesaikan masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pemerintahan Gubernur Muhidin berjanji mendesak pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto agar segera menetapkan masalah karhutla sebagai bencana nasional. 

Hal ini disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Ariadi Noor mewakili Gubenur Muhidin di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (22/10/2026).

Baca juga: Karhutla Hanguskan 25 Hektare Lahan Guntung Damar Banjarbaru hingga Hari Keempat

Baca juga: Diduga Korupsi, Kepala BKSDA Kalsel dan Pendahulunya Ditahan Kejati, Kerugian Negara Rp5,6 Miliar

Ariadi Noor menyampaikan Pemprov Kalsel tidak akan tinggal diam terhadap masalah karhutla yang sangat meresahkan warga.

Ditegaskan Ariadi, Gubernur Muhidin akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat Kalimantan Selatan dalam mengatasi masalah karhutla. 

"Kita ingin kejadian karhutla di Kalsel kita upayakan kita tanggulangi secara secepat-cepatnya, dan di kemudian hari tidak akan terulang kembali," ujar Ariadi Noor usai audiensi dengan masa pendemo karhutla dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel.

"Kami ingin menuntut pemerintah nasional agar lebih komit lagi membantu penyelesaian kebakaran hutan dan lahan di Kalsel dengan menetapkan sebagai bencana nasional," pungkas Ariadi. (Wartabanjar.com)