WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong, Kalimantan Selatan, mengedukasi masyarakat Desa Pudak Setegal, Kecamatan Kelua, tentang pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tersebut digelar di Kantor Desa Pudak Setegal, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan diikuti 30 peserta dari unsur pemerintah kecamatan, aparatur desa, tokoh agama, ketua RT, serta masyarakat setempat.

Kepala BNNK Tabalong AKBP H.M. Tukiman mengatakan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum.

Edukasi, perhatian keluarga, dan keterlibatan masyarakat juga diperlukan untuk melindungi generasi muda.

Dalam pemaparannya bertajuk Narkoba Dimulai dari Keluarga: Benteng Utama Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Tukiman menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun karakter dan memberikan pemahaman kepada anak mengenai bahaya narkoba.

Baca Juga Relawan Meninggal Saat Padamkan Karhutla di Handil Bakti Batola

Baca Juga Polres HST Gerebek Dua Desa, Tiga Orang Diamankan

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, serta menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kepedulian,” ujar Tukiman.

Menurutnya, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Orang tua juga perlu mengenali lingkungan pergaulan anak, memperhatikan perubahan perilaku, serta memberikan pendampingan tanpa menghakimi.

Selain keluarga, BNNK Tabalong mendorong keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba.

Tokoh agama, ketua RT, aparatur desa, dan warga diharapkan berperan menyebarkan informasi yang benar mengenai bahaya narkoba serta mendorong kegiatan positif bagi generasi muda.

Tukiman mengatakan, kerja sama antara keluarga, pemerintah desa, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja.

Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, masyarakat juga diimbau menghubungi pihak berwenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga diharapkan menghindari pemberian stigma kepada orang yang diduga terlibat agar penanganan dapat dilakukan secara tepat. (wartabanjar.com).