WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Di bawah naungan kabut asap yang menyelimuti kawasan Pelaihari, barisan personel Polres Tanah Laut berdiri tegak memenuhi Lapangan Apel Mapolres di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada Senin (19/10/2026). 

Di tengah kondisi udara yang kian terbatas, apel pagi kali ini bukan sekadar rutinitas baris-berbaris, melainkan momen penting konsolidasi internal demi menjaga kesehatan dan benteng moral para penegak hukum.

​Memimpin jalannya apel, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan memberikan perhatian khusus terhadap risiko kesehatan yang membayangi para anggotanya di lapangan.

Mengingat paparan asap yang dinilai cukup pekat, ia meminta seluruh personel yang bertugas di luar ruangan untuk tidak mengabaikan keselamatan diri dengan disiplin memakai masker.

Tak hanya isu kesehatan, ia turut menyentil kedisiplinan atribut dengan meminta anggota menyesuaikan penggunaan Pakaian Dinas Harian (PDH) sesuai instruksi terbaru pimpinan Polri.

Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik di Banjarbaru Sampai Jam 11 Malam

Baca Juga Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini, Hujan Ringan di HST Tabalong Balangan

​Atensi Kapolres juga tertuju pada akurasi data lapangan. Para operator program Quick Wins diminta lebih tertib dan presisi dalam menginput laporan kegiatan.

 Ketepatan data ini dinilai menjadi kunci utama untuk mengukur sejauh mana kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara transparan.

​Di tengah kesibukan mengawal ketertiban wilayah, Ricky menyuntikkan pesan moral agar seluruh jajaran senantiasa menyandarkan setiap pelaksanaan tugas pada rasa syukur dan keikhlasan.

​"Rasa syukur tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan integritas," ujar Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.

Pesan tegas kemudian disampaikan Ricky untuk mengingatkan jajarannya agar tak tergiur jalan pintas yang dapat merusak karier maupun kehidupan personal.

Ancaman nyata seperti keterlibatan judi online, jeratan pinjaman online berisiko, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius yang pantang dilanggar.