WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, membidik lebih dari 10 perusahaan baru untuk program pemagangan dalam negeri.

Langkah ini dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja terampil.

Kepala Disnaker Tabalong Hady Ismanto mengatakan, saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan 13 perusahaan. 

Baca juga: RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong Bangun Rumah Singgah Gratis bagi Keluarga Pasien

Baca juga: 31 Jabatan Struktural Pemkab Tabalong Kosong, 150 ASN Pensiun Setiap Tahun

Disnaker berencana memperluas kemitraan dengan menggandeng lebih dari 10 perusahaan tambahan.

Dari sejumlah calon mitra tersebut, tujuh perusahaan telah menyatakan kesiapan untuk menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

Seluruh perusahaan yang akan diajak bekerja sama merupakan perusahaan yang beroperasi di Tabalong. 

Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Tabalong dan perusahaan mitra ditargetkan berlangsung pada pekan ketiga Oktober 2026.

“Sebenarnya kami baru saja menggelar pertemuan dengan berbagai perusahaan terkait program pemagangan, baik perusahaan yang sudah melakukan MoU maupun perusahaan yang akan melakukan MoU. Insya Allah, pada minggu ketiga Oktober ini akan dilakukan MoU antara Pemkab Tabalong dan perusahaan,” ujar Hady, Senin (12/10/2026).

Dikatakanya, perluasan kemitraan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mencetak 15.000 tenaga kerja terampil.

Melalui program pemagangan, peserta diharapkan memperoleh pengalaman kerja secara langsung serta mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Selain meningkatkan kompetensi, program ini diharapkan dapat memperluas peluang masyarakat untuk memasuki dunia kerja. Dengan demikian, tenaga kerja lokal memiliki bekal yang lebih memadai untuk bersaing mendapatkan pekerjaan.

Hady menambahkan, berbagai upaya peningkatan kompetensi dan perluasan kesempatan kerja tersebut diharapkan turut menekan angka pengangguran terbuka di Tabalong.

Ia menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Tabalong telah turun menjadi 3,48 persen. Disnaker berharap penguatan program pemagangan dan penambahan perusahaan mitra dapat mendorong penurunan angka tersebut sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.(wartabanjar.com)