WARTABANJAR.COM - Kreator konten YouTube yang juga selebritas Indonesia, Atta Halilintar menyerukan jagat maya untuk memberikan bantuan bagi warga Kalimantan yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

Seruan itu disampaikan Atta melalui akun Instagramnya, @attahalilintar, Senin (12/102026). "Share untuk teman2 kita disana. "Link di BIO untuk bantu teman2 kita disana! kitabisa.com/bantuankarhutla", tulis Atta.

Melalui video yang dibagikan, Atta mengutip videp kebakaran lahan di sekitar Kampus Uniska Handil Bakti, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Video tersebut juga menampilkan kebakaran lahan lain yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Barito Kuala. "Kebakaran semakin meluas."

Juga kabut asap tebal yang menimpa Kota Marabahan dan wilayah sekitar tersebut keesokan harinya.

"All eyes on Karhutla!! Semoga cepat pulih," tilis Atta dalam video tersebut.

Menanggapi postingan tersebut, 66 ribu memberikan suka, dan 370-an memberikan komentar.

Baca Juga: Menhut Raja Juli Ingatkan Karhutla Kalsel Masih Mengancam

Baca Juga: Karhutla 4 Hektare di Guntung Ujung Gambut Banjar, Api Masih Berkobar hingga Malam

"Makasih bang @attahalilintar … Kami warga kalimantan sudah teriak teriak meminta tolong kepada pemimpin No.1 Republik Indonesia sudah hanpir menginjak 4 bulan hidup di negara asap yg tak kunjung ada kebijakan pemerintah untuk penanganan cepat," tulis akun @wiyah_rabiatuladawiyah.

"semoga allah beri rahmat dengan turun hujan yg berkah untuk kalimantan," tulis akun @maya8077.

Terkait bencana ini, Atta Halilintar memang secara resmi membuka penggalangan donasi untuk membantu masyarakat, yang terdampak musibah karhutla serta kabut asap di Kalimantan.

Melalui link di bionya, Atta Halilintar berkolaborasi dengan platform Kitabisa guna mengumpulkan bantuan secara transparan bagi para korban karhutla di Kalimantan.

Aksi Atta ini sejalan dengan gelombang kepedulian dari deretan artis dan influencer tanah air lainnya—seperti Denny Sumargo, Syifa Hadju, Sherina, dan Ruben Onsu—yang turut kencang menyuarakan dampak buruk kabut asap, serta mendesak penanganan yang lebih masif dari pemerintah.