Pascatewasnya Dua Siswa Mts Al Furqan, Polisi Siap Tetapkan Tersangka
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kasus meninggalnya dua siswa MTs Al Furqan Banjarmasin gegara tenggelam saat kegiatan kemah akbar sekolah, bakal naik dari penyidikan ke penetapan status tersangka.
Kapolsek Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Ipda Bistok Berkat Andrew Panjaitan, saat ditemui Wartabanjar.com di ruang kerjanya, membeberkan perkembangan kasus tewasnya dua siswa MTs Al Furqan.
Menurutnya, pihak kepolisian akan meningkatkan status kasus tersebut dari penyidikan ke tahap selanjutnya yakni penetapan tersangka.
"Kalau tidak ada kendala mungkin kita bisa naikan dari tahap penyidikan ke tahap selanjutnya yakni penetapan tersangka," ungkapnya, Sabtu (10/10/2026) siang.
Namun, kata Ipda Bistok, peningkatan status dari penyidikan ke penetapan tersangka masih menunggu hasil pemeriksan terhadap lima saksi penting lainnya.
"Nanti ada lima saksi lagi yang akan kita periksa. Hasil pemeriksaan terhadap lima saksi ini nantinya akan kita simpulkan, dan apakah sudah bisa dinaikkan ke penetapan tersangka atau belum," ujarnya.
Adapun kelima saksi itu terdiri dari satu orang panitia kegiatan kemah akbar, dan empat orang dewan kerabat.
Baca Juga: 53 Orang Masih Hilang di Hari ke-27 Tragedi Kapal Virgo, DVI Identifikasi 72 Jenazah
Baca Juga: Kabut Asap di Banjarmasin Sudah Tergolong Berbahaya, Ganggu Jemaah Salat Jumat
Mereka rencananya akan diperiksa atau dimintai keterangan pada Senin (12/10/2026) dan Selasa (13/10/2026). Keterangan mereka nantinya akan melengkapi informasi yang telah dikantongi pihak penyidik.
Diketahui, pada Minggu, 06 September 2026 lalu, sebuah peristiwa duka terjadi saat kegiatan kemah akbar MTs Al Furqan Banjarmasin.
Dua siswa peserta kegiatan ditemukan meninggal dunia karena tenggelam dalam kolam di lokasi kegiatan, di area kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Batola, Kalsel.
Kedua korban bernama Muhammad Farhan Alkatiri (13) dan Rizqi Adly Fakhrian (13). Mereka diketahui tenggelam di kolam area belakang kampus UMB.