Dosen Kehutanan ULM Turun Tangani Karhutla di Kompleks REI Perdana Gambut
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Kobaran api terlihat di kawasan Jalan Gotong Royong, Kompleks REI Perdana, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/10/2026) petang.
Di tengah kondisi tersebut, dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Rina Kanti, turun langsung ke lokasi bersama enam mahasiswa untuk terlibat dalam upaya penanganan kebakaran lahan.
Rina Kanti tidak hanya hadir sebagai akademisi, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan penanganan bersama tim gabungan.
Bersama enam mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM, ia berada di lapangan untuk mendukung upaya pengendalian api yang masih berkobar di kawasan tersebut.
Keterlibatan Rina Kanti dan para mahasiswa, menjadi bentuk partisipasi nyata kalangan akademisi dalam menghadapi kebakaran lahan.
Keberadaan mereka di lokasi turut melibatkan unsur perguruan tinggi, dalam upaya penanganan bencana yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Penanganan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 19.00 Wita. Sebanyak 15 personel TNI dan tiga personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga dikerahkan untuk mendukung upaya penanganan kebakaran.
Baca Juga: Perlu 10 Hari Perbaikan Pipa Bocor BPAM Banjarbakula, Suplai Air Bersih Banjarbaru Banjar Terhenti
Baca Juga: Suplai Air Bersih Banjarbaru Banjar Terhenti, PTAM Intan Banjar Minta Izin Gunakan Air Irigasi
Di tengah kobaran api yang masih terlihat, Rina Kanti bersama tim berada di lokasi dalam rangka mendukung penanganan karhutla.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, TNI, dan BPBD menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk mengendalikan kebakaran, serta mencegah api meluas ke area lain.
Keterlibatan dosen Fakultas Kehutanan ULM tersebut, sekaligus memperlihatkan bahwa peran akademisi dapat hadir langsung di tengah persoalan lingkungan, tidak terbatas pada kegiatan pendidikan dan penelitian di kampus.
Bersama mahasiswa, kehadiran di lapangan menjadi bagian dari keterlibatan perguruan tinggi dalam merespons persoalan kebakaran lahan. (Wartabanjar.com)