Meski demikian, dampak penurunan jarak pandang pada periode terkini terpantau lebih terbatas. Sejumlah bandar udara lainnya mencatat rentang visibility yang lebih baik.

"Angka tersebut sama dengan jarak pandang minimum pada periode sebelumnya," tuturnya.

Ferdinan memastikan keputusan operasional penerbangan tetap mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan, persyaratan operasional, serta ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku. 

Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan selama karhutla berlangsung," pungkasnya.(Wartabanjar.com)