Fachri menegaskan, kualitas informasi BMKG akan memberikan manfaat optimal apabila informasi tersebut sampai kepada pengguna jasa, dipahami, serta dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan.

Karena itu, BMKG terus mendorong agar informasi iklim tidak hanya menjadi bahan informasi, tetapi juga menjadi acuan dalam perencanaan.

“Kami sangat mengharapkan agar informasi kami ini bisa diterima, dipahami, menjadi acuan dan pada akhirnya bisa membawa pemanfaatan bagi masyarakat di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan dan bagi bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Fachri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, seluruh pemangku kepentingan, media cetak, online dan elektronik, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung penyebarluasan informasi BMKG.

Ia berharap prediksi musim hujan 2026/2027 dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai dasar antisipasi dan perencanaan menghadapi dinamika iklim di Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)