Berdasarkan jadwal penyaluran air bersih Pemkab Tanah Laut periode 03-06 Oktober 2026, distribusi menyasar Kecamatan Pelaihari (Desa Tungkaran, Tampang, Telaga), Kecamatan Tambang Ulang (Desa Sungai Pinang, Kayu Abang, Sungai Jelai, Bingkulu, Pulau Sari), Kecamatan Panyipatan (Desa Panyipatan, Kandangan Baru, Batu Mulya), Kecamatan Bati bati (Desa Batu Mulya), Kecamatan Bajuin (Desa Galam, Tirtajaya), serta Kecamatan Takisung (Desa Gunung Makmur, Benua Lawas, Takisung).

"Nah, di luar kecamatan itu Pemda bergerak di beberapa kecamatan, dan dalam satu kecamatan itu bervariasi jumlah desanya. Setiap hari ini sudah ada terjadwal. Kita backup air di beberapa desa dan setiap tiga hari kita akan menyalurkan untuk memberikan jadwal ulang pelaksanaan penyaluran," ungkap Ismail Fahmi.

Meningkatnya dampak kekeringan membuat penyaluran air bersih yang semula berfokus pada fasilitas umum, kini diperluas hingga ke permukiman warga. 

Sejak dimulainya penyaluran intensif sejak 29 September 2026, tercatat sebanyak 110 ribu liter air bersih telah disalurkan.

"Dari tanggal 29 September kemarin, tercatat sudah 110 ribu liter yang terbagikan ke masyarakat. Memang di prioritas awal minggu-minggu pertama kita fokus di tempat ibadah, kemudian pesantren," kata Ismail Fahmi.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat membuat pemerintah daerah terus memperluas jangkauan bantuan, hingga ke puluhan pemukiman warga di berbagai desa terdampak.

"Karena situasi ini memang semakin hari tingkat kekurangan air dari masyarakat semakin bertambah, ini sudah mengirim bantuan-bantuan ke beberapa desa. Tercatat ada 21 desa yang sudah disebarkan untuk bantuan penyaluran air," tambah Ismail Fahmi.

Untuk mempercepat jangkauan distribusi di lapangan, Pemkab Tanah Laut melibatkan armada operasional dari SKPD pendukung yang terdiri dari Dinsos, DPMPTSP, Disnakerind, Distanhorbun, Dishub, BPKAD, Dispusip, Diskumdag, BKPSDM, Bapenda, Dinkes, Dsidikbud, Sekretariat DPRD, serta DPRKPLH.

"Tidak semua SKPD, karena tidak semua SKPD mempunyai peralatan pendukung seperti salah satunya mobil sejenis pikap. Jadi bantuan dukungan dari beberapa SKPD ada 16 SKPD dari 29 SKPD," tutur Ismail Fahmi.