Gerakan yang dimulai di Kalimantan Selatan itu, kemudian berkembang ke Kalimantan Tengah pada 28 Februari 2023. 

Semangat yang dibawa tetap bertumpu pada gerakan kolektif dan kerelawanan.

Sekolah Rakyat Merdeka tidak hadir menggantikan pendidikan formal. Gerakan ini menjadi ruang pelengkap bagi anak-anak dan masyarakat, yang membutuhkan ruang belajar yang lebih terbuka.

Melalui lapak di CBS Martapura, gagasan tersebut diwujudkan dalam bentuk sederhana. Buku dan kegiatan belajar dibawa ke ruang publik, agar anak-anak memiliki kesempatan untuk membaca, belajar, bermain, dan mengembangkan kreativitas di luar kelas. (wartabanjar.com)