Kapolres Tanah Laut Dorong Kader Perempuan PMII Ambil Peran Strategis di Bumi Tuntung Pandang
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Ikhtiar memperkuat kepemimpinan perempuan di Tanah Laut kembali berembus, lewat gelaran Sekolah Islam Gender (SIG) IV Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Tanah Laut, yang ditanggapi positif oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan saat menghadiri acara tersebut di Gedung Pemuda Tanah Laut, Pelaihari, Sabtu (03/10/2026).
Agenda bertajuk “Mewujudkan Nilai Kepemimpinan di Kalangan Perempuan Demi Menjunjung Kesetaraan Gender di Bumi Tuntung Pandang” ini, digagas sebagai wadah penempaan diri bagi mahasiswa perempuan.
Forum tersebut berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan serta perluasan wawasan kader, agar siap terjun dan berdampak di tengah masyarakat.
Langkah KOPRI PC PMII Tanah Laut dalam menyediakan ruang belajar khusus perempuan ini menuai apresiasi langsung dari kepolisian.
Menanggapi agenda tersebut, pihak Polres Tanah Laut menilai inisiatif organisasi mahasiswa dalam membentuk karakter generasi muda berwawasan sosial, merupakan langkah konstruktif yang patut didukung.
Di hadapan para peserta, AKBP Ricky Boy Siallagan menaruh harapan besar agar proses belajar yang berjalan di SIG IV, tidak berhenti sebatas seremonial di dalam ruangan, melainkan benar-benar diserap dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan Rumah Warga di Gunung Makmur Tanah Laut, Kerugian Ditaksir Capai Rp85 Juta
Baca Juga: Pelantikan Pengurus IDI Tanah Laut Jadi Momentum Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan dan Hukum
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi ruang untuk membangun karakter serta jiwa kepemimpinan perempuan yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.
Tak hanya menyinggung pentingnya penguatan kapasitas kader perempuan, kehadiran kapolres dalam pembukaan acara ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi, antara kepolisian dan elemen pemuda demi menjaga iklim daerah yang aman dan kondusif.