Namun nasib sial menghampiri Aldi ketika balapan baru memasuki putaran ke-8 dari total 20 lap yang dijadwalkan di Cremona. 

Pembalap muda tanah air tersebut mengalami insiden terjatuh (crash) di tikungan 2 hingga memicu bendera kuning.

Meski sempat kembali bergabung ke dalam lintasan dan masuk ke area pit lane, Aldi dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan jalannya balapan. 

Hal ini karena ia tertinggal lebih dari dua lap penuh dari pimpinan lomba.

Kegagalan meraih poin di Race 2 Cremona membuat posisi Aldi di papan klasemen sementara pembalap WorldSSP 2026 tertahan di peringkat ke-10. 

Poin Aldi belum bertambah setelah mengantongi total 132 poin musim ini.

Sementara ini Aldi sukses menghasilkan dua podium di Phillip Island Australia dan Misano Italia. 

Selain itu beberapa kali berhasil menembus 5 besar dan 10 besar. 

Kendati gagal di sirkuit Cremona, Aldi masih punya kesempatan mendongkrak peringkat di dua seri terakhir yakni Estoril Portugal dan Jerez Spanyol.

”Atmosfer positif yang melingkupi tim ini makin menguatkan mental Aldi Satya Mahendra untuk menampilkan skill kelas dunia,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). (*)