Sementara untuk kebutuhan air minum dan memasak, PAM Bandarmasih menyiapkan tandon berkapasitas 3.000 liter di sejumlah titik, di antaranya Alalak, Kuin Cerucuk, Pelambuan dan Teluk Tiram. 

PAM Bandarmasih juga membuka kesempatan bagi pengurus RT, RW, musala maupun masjid yang bersedia menjadi titik keran umum untuk mendapatkan suplai air minum.

Distribusi air bersih nonkonsumsi untuk MCK akan dilakukan selama kualitas air baku belum kembali memenuhi standar. 

Zulbadi berharap segera hujan sehingga kondisi air baku dapat kembali normal.

“Selama hujan belum turun dan air bakunya masih di bawah standar, tentu kita tidak bisa mengolah,” katanya.

Zulbadi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air darurat tersebut untuk minum maupun memasak.

“Mudah-mudahan rekan-rekan media bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini nonkonsumsi, hanya untuk MCK,” pungkasnya. (wartabanjar.com)