WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Nonton bareng (nobar) final Piala Dunia akan digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Tugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin, Kamis (16/7/2026).

Gelaran nobar final Piala Dunia ini jadi soft opening pembukaan Tugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal pemanfaatan kawasan ikon baru tersebut sebagai ruang publik sekaligus pusat aktivitas masyarakat.

Hal terserah diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib.

Ia menjelaskan Gubernur Kalsel berencana memanfaatkan kawasan itu untuk menggelar soft opening melalui kegiatan nobar final Piala Dunia.

Baca Juga Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut Dibebastugaskan, Kakanwil: Fokus Jalani Pemeriksaan Itjen

BACA JUGA: Dinas PUPR Kalsel Tutup Lokasi Jalan Amblas di Sungai Lulut Banjarmasin Selama 3 Minggu

“Belum ada instruksi untuk peresmian, tetapi rencananya akan ada soft opening. Pak Gubernur ingin menggelar nonton bareng final Piala Dunia di Tugu Pal 0 Kilometer dengan mengundang masyarakat dan menghadirkan pelaku UMKM,” ujar Yasin, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, setelah kegiatan tersebut, kawasan Tugu Pal 0 Kilometer akan mulai dimanfaatkan sebagai ruang publik yang dapat diakses masyarakat.

Pengelolaan kawasan itu juga direncanakan akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata, meski masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Yasin menambahkan, Gubernur juga mengusulkan sejumlah pengembangan agar kawasan tersebut semakin hidup, di antaranya pembangunan panggung untuk pertunjukan seni dan musik.

Nantinya, panggung tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelajar SMA maupun mahasiswa secara bergiliran untuk menampilkan kreativitas mereka setiap pekan.

“Diharapkan kawasan ini tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda melalui berbagai kegiatan seni dan budaya,” katanya.

Dari sisi pembangunan fisik, Yasin memastikan seluruh pekerjaan konstruksi Tugu Pal 0 Kilometer telah rampung. Saat ini, yang menjadi fokus hanya pemeliharaan rutin, seperti pembersihan atap dari daun-daun yang dapat menyumbat saluran air, pemotongan rumput, serta perawatan lingkungan agar fasilitas tetap terjaga.