Nazril Wafa dan Zahra Dinobatkan Jadi Nanang dan Galuh Kabupaten Banjar Tahun 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Nanang Nazril dan Galuh Zahra dinobatkan sebagai Nanang Galuh Kabupaten Banjar tahun 2026 yang digelar di ballroom Hotel Grand Qinn Banjarbaru, Minggu (5/7/2026).
Nanang Nazril dan Galuh Zahra berhasil mengungguli dari 16 peserta terbaik yang lolos ke tahap Karantina Terbuka.
Keduanya berhasil memukau para juri dari pertanyaan yang diberikan terkait dengan bidang pemerintahan.
Pemilik nama lengkap Nazril Wafa Pandya ini berhasil memukau juri melalui pertanyaan peran sebagai duta pariwisata dan mitra kerja pemerintah untuk membantu mempromosikan destinasi pariwisata baru.
"Sebagai duta pariwisata bukan hanya mengetahui tentang pariwisata tetapi juga mitra pemerintah yang dimana langkah konkrit mempromosikan wisata baru menggunakan media sosial.
Baca Juga: Kalimantan Padam Bergilir, Listrik Jawa Bali Aman Karena Pasokan Batubara Dibantu Kementrian ESDM
Saya akan giatkan kolaborasi dengan UMKM lokal karena potensinya mampu berkembang jadi kekuatan nyata yang menopang kehidupan daerah.
Majukan Pemerintah Kabupaten Banjar maju mandiri agamis," ucap putra sulung dari Utri Apriyani dan Tugianto ini.
Sementara Galuh Zahra memukau juri dengan jawaban dari pertanyaan mengenai kendala pengembangan objek wisata lokal yang sepi pengunjung karena akses jalan rusak, jauh, internet tidak teratur dll.
"Sebagai Galuh generasi muda menyikapi ini akan jadi penghubung masyarakat dan pemerintah dengan menyampaikan aspirasi terkait akses jalan pariwisata dengan Dinas PUPR.
Masyarakat diimbau menjaga destinasi wisata serta memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan branding promosi," ucapnya.
Sebelumnya sebanyak 16 peserta terbaik berhasil lolos ke tahap Karantina Terbuka dalam rangkaian Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026.
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar telah melaksanakan audisi hari kedua pada 10 Juni 2026 di Aula Wisma Sultan Sulaiman, Martapura.
Pada tahap ini, para peserta mempresentasikan materi tentang budaya Banjar serta menampilkan bakat sesuai karakteristik generasi muda yang berbudaya.