Ketua PKK Tanah Laut Ingatkan Finalis Putra Putri Pariwisata 2026 Jaga Etika Digital dan Kuasai Diri
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Para finalis Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026, menerima pembekalan khusus mengenai pentingnya etika di ruang digital, serta penguasaan diri dalam menghadapi kompetisi di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Tala, Senin (29/06/2026).
Pembekalan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tala, Hj Dian Rahmat Trianto.
Dalam arahannya, Dian menekankan bahwa peran peserta tidak terbatas pada kompetisi semata, melainkan memikul tanggung jawab besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus agen perubahan dalam mengenalkan potensi pariwisata Tala ke khalayak luas.
Dian menjelaskan bahwa seorang duta pariwisata sejati wajib mengimbangi penampilan fisik dengan kapasitas diri yang mumpuni. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan berbicara di depan publik (public speaking), kepribadian yang luhur, pencapaian prestasi, serta wawasan pengetahuan yang luas.
Secara khusus, Dian menyoroti aktivitas remaja di platform digital. Ia memperingatkan bahwa rekam jejak digital bersifat permanen dan memiliki pengaruh, signifikan terhadap perjalanan masa depan masing-masing finalis.
"Kepribadian kalian tercermin dari apa yang diposting, dikomentari, maupun dibagikan di media sosial. Jejak digital itu akan selalu ada dan bisa berdampak pada masa depan," katanya.
Baca Juga: Antisipasi Tekanan Fiskal Daerah, Bupati Tanah Laut Tegaskan Efisiensi Anggaran ASN
Baca Juga: Penyapu Jalan Tewas di Kayu Tangi, Diduga Korban Tabrak Lari
Mengingat status finalis sebagai representasi resmi dari Kabupaten Tala, Dian meminta agar segala sikap, perilaku, dan tutur kata senantiasa dijaga dengan baik.
Guna mematangkan kesiapan mental peserta, ia membagikan sejumlah strategi taktis dalam menghadapi proses penilaian, seperti menghindari metode hafalan materi yang kaku, mengasah teknik berkomunikasi, memahami karakteristik audiens, serta memegang kendali penuh atas emosi di panggung.
"Yang paling penting adalah menguasai diri sendiri. Kuasai materi, kuasai audiens, dan kuasai diri sendiri. Setelah itu biarkan Tuhan yang menentukan hasilnya," pesannya.