WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) menggelar Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Tabalong Tahun 2026.

Pemilihan Duta Genre ini adalah sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.

Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan remaja teladan yang berperan sebagai edukator dan motivator dalam pencegahan perkawinan usia anak, stunting, penyalahgunaan narkoba, serta pergaulan bebas di kalangan remaja.

Grand Final Pemilihan Duta Genre Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026 berlangsung di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi.

Sebanyak 12 finalis mengikuti tahapan akhir pemilihan dengan mengusung tema “Remaja Cerdas Tabalong Smart Bersama Mewujudkan Masa Depan yang Berkualitas.”

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara ingin menumbuhkan semangat generasi muda untuk menjadi pribadi yang sehat, mandiri, aktif, responsif, dan tangguh sebagai penerus pembangunan daerah.

Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, Syamani, mengatakan pemilihan Duta Genre merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan peran remaja dalam mendukung pembangunan keluarga dan menciptakan generasi yang berkualitas.

Menurutnya, keberadaan Duta Genre ini diharapkan dapat membantu pemerintah menekan berbagai persoalan yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Tabalong, seperti perkawinan usia anak, stunting, hingga ancaman penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

BACA JUGA: 14 Desa di Muara Uya Tabalong Resmikan Usaha Rental Bus Bersama, Modal dari Dana Desa Capai Rp12 Miliar

BACA JUGA: Polres Tabalong Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida di Desa Muang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Pada tahun 2025 terjadi penurunan angka perkawinan anak dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2024 tercatat 18 kasus, sedangkan tahun 2025 turun menjadi 14 kasus. Mudah-mudahan dengan kehadiran Duta Genre sebagai motivator dan teladan bagi remaja, angka perkawinan anak dapat terus menurun pada tahun-tahun mendatang,” ujar Syamani, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, Duta Genre yang terpilih nantinya tidak hanya dituntut memiliki prestasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.