Tinjau RSUD HBK, Bupati Tabalong Siapkan Tambahan Dokter Spesialis
“Kita akan siapkan ruangannya tahun ini. Nanti dokter spesialis yang sama dapat praktik bersama setiap hari. Jika ada 50 pasien, misalnya di Poli Jantung, maka dapat dibagi sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan optimal,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, H. Fani juga meninjau ruang Cath Lab atau fasilitas kateterisasi jantung yang merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian Kesehatan.
Fasilitas tersebut nantinya akan digunakan untuk tindakan kateterisasi jantung serta penanganan stroke. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan layanan rujukan di Tabalong sehingga pasien tidak perlu lagi menjalani pengobatan ke luar daerah.
“Golden time penanganan stroke hanya sekitar empat sampai enam jam. Dengan fasilitas ini, harapan kita masyarakat Tabalong dapat segera ditangani di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tenaga medis yang akan mengoperasikan peralatan tersebut juga telah dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan khusus.
Sementara itu, Direktur RSUD H. Badaruddin Kasim Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati, termasuk penambahan dokter spesialis pada poli dengan jumlah kunjungan tinggi.
Ia menyebut Poli Saraf saat ini melayani sekitar 70 hingga 80 pasien setiap hari. Setelah dokter spesialis yang sedang menjalani pelatihan kembali bertugas pada Juli mendatang, pelayanan di poli tersebut akan dilakukan oleh dua dokter secara bersamaan.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti arahan Bupati agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan nyaman. Dengan adanya dua dokter dalam satu poli, pasien akan mendapatkan pelayanan yang lebih optimal,” ujarnya.
Selain Cath Lab, RSUD HBK juga menerima bantuan alat mamografi dari Kementerian Kesehatan untuk mendukung deteksi dini kanker payudara. Rumah sakit juga tengah menyiapkan pengembangan layanan Medical Check Up (MCU) terpadu melalui pembangunan fasilitas khusus yang akan memudahkan masyarakat maupun perusahaan memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan. (Wartabanjar.com/suhardi)
Editor Restu