WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tabalong menyiapkan program Beasiswa Tabalong Smart bagi siswa Sekolah Dasar (SD) berprestasi.

Beasiswa tersebut akan diberikan kepada siswa yang meraih peringkat satu hingga tiga di setiap kelas pada seluruh SD di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Tabalong, Agus Ardianto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tabalong telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,2 miliar untuk mendukung program tersebut pada tahun 2026.

“Pada anggaran induk sudah disiapkan anggaran Rp3,2 miliar untuk beasiswa bagi siswa berprestasi ini,” kata Agus, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dana tersebut ditujukan bagi 4.326 siswa berprestasi calon penerima beasiswa yang berasal dari seluruh jenjang SD, mulai kelas satu hingga kelas enam.

Baca Juga Ditusuk dengan Wiper Hingga Tewas, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Jalan Rajawali Raya Banjarmasin

Baca Juga Tiga Pemuda Pesta Miras Oplosan di RTH Kijang Mas Diamankan Satpol PP Tanah Laut

Selain itu, Disdikbud juga berupaya agar siswa dari SD swasta dapat memperoleh manfaat program serupa.

Pasalnya, dalam pagu APBD induk 2026, alokasi untuk siswa SD swasta belum tercantum.

“Untuk tambahan siswa SD swasta sebanyak 300 orang penerima. Anggaran tambahannya Rp225 juta,” ujarnya.

Agus berharap program beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan semangat belajar di sekolah.

Ia menegaskan, penghargaan yang diberikan pemerintah daerah tersebut diharapkan mampu mendorong siswa lebih tekun dalam mengejar cita-cita yang telah direncanakan sejak dini.

“Harus lebih giat memastikan cita-citanya sesuai rencananya,” tegasnya.

Disdikbud Tabalong menargetkan penyaluran Beasiswa Tabalong Smart dilakukan pada Juli 2026.

Penyerahan beasiswa akan dilaksanakan setelah sekolah menyelesaikan penetapan siswa yang menempati peringkat satu, dua, dan tiga di setiap kelas.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap dapat menciptakan iklim kompetisi yang sehat di lingkungan sekolah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah. (wartabanjar.com/Suhardi/*).

Editor Restu