Pengelola SPBU juga diminta mengantisipasi potensi penyelewengan, penimbunan, hingga praktik pengisian berulang menggunakan kendaraan yang dimodifikasi.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.
Polisi juga berupaya mencegah penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Polres Tabalong menegaskan, pengawasan dan penertiban akan terus dilakukan secara rutin, guna menjaga stabilitas distribusi BBM bersubsidi serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas, maupun indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi yang menonjol.
Kapolres Tabalong Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Heri Siswoyo, mengatakan patroli dan pengawasan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kelancaran distribusi BBM bersubsidi, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami bersama jajaran akan terus melaksanakan pengawasan secara rutin terhadap penyaluran BBM bersubsidi di SPBU, guna mencegah adanya penyalahgunaan maupun penimbunan. Dengan pengawasan yang intensif diharapkan distribusi BBM tetap lancar, aman dan kondusif, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Heri. (wartabanjar.com/Suhardi).







