Sebagai solusi strategis, ia mendorong para peternak di Tanah Laut untuk mulai beralih ke sistem pemeliharaan komunal demi mendongkrak standar mutu dan kuantitas produksi.
“Harapannya sapi lokal nantinya bisa lebih mendominasi pasar hewan,” katanya.
Meski tren harga sapi kurban terpantau merangkak naik akibat tingginya animo pembeli, Komisi II memastikan stok hewan kurban bagi masyarakat masih dalam taraf aman.
Di sisi lain, potret infrastruktur pasar masih menyisakan sejumlah persoalan.
Para wakil rakyat menyoroti kondisi jalan masuk yang rusak, ketiadaan gapura representatif, hingga fasilitas penyemprotan disinfektan yang belum maksimal.
Penataan lahan parkir serta penambahan atap pada galangan kambing juga menjadi poin desakan agar kenyamanan pedagang dan kesehatan ternak tetap terjaga. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







