Kadisdikbud Tanah Laut Minta Expo Pendidikan Jadi Etalase Inovasi Sekolah

“Jadi hari ini luar biasa semangatnya, besok juga ada lomba terakhir dari jenjang SD, yakni Badaku (permainan tradisional) dan penampilan-penampilan budaya Banjar,” ujar Myrza.

Lebih dari sekadar perlombaan, Myrza menekankan pentingnya setiap sekolah untuk “menjual” keunggulan program mereka kepada publik.

Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan lokal.

​“Harapan kami sesuai tema expo ini, seluruh stand atau sekolah bisa menampilkan inovasinya. Sehingga masyarakat dapat mengenal keunggulan tiap sekolah dan meningkatkan minat terhadap dunia pendidikan,” jelasnya.

​Pameran yang digelar dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini akan berakhir pada 6 Mei 2026.

Dengan mengusung semangat kolaborasi semesta, Myrza berharap target SPMB (Standar Pelayanan Minimal Belajar) yang berkeadilan dapat segera terwujud, demi pemerataan kualitas pendidikan bagi seluruh anak di Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali)