“Di pekan terakhir ini, khususnya di Grup Timur, ada tiga tim yang sama-sama berpeluang promosi. Akan lebih baik jika pertandingan dipimpin oleh wasit asing,” ujarnya, Selasa (28/4).
Ia meyakini kehadiran wasit dari luar negeri dapat mengurangi potensi kecurangan di lapangan.
“Setidaknya, ini bisa meminimalisir kecurangan dan membuat pertandingan lebih adil,” tambahnya.
Norman juga mengungkapkan kekhawatiran suporter terhadap kemungkinan praktik-praktik yang merugikan, seperti pengaturan skor.
“Kami tidak ingin ada permainan tidak fair, seperti ‘main sabun’ atau pengaturan skor. Jangan sampai laga penutup tercoreng oleh mafia sepak bola,” tegasnya.
Pendapat senada disampaikan suporter lain, Amang Kandar. Ia berharap laga terakhir berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip fair play.
“Kami ingin pertandingan penentuan ini dipimpin wasit asing, karena peluang ketiga tim masih terbuka lebar,” katanya.
Menurutnya, netralitas wasit akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pertandingan.
“Yang jelas, ini akan menentukan apakah laga berjalan adil atau tidak. Kami tidak ingin ada keputusan yang janggal,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor Restu







