40 Hari Vidi Aldiano Meninggal, Keluarga dan Vidies Lakukan Ritual Khusus di Danau

“Filosofi kita itu adalah menebar Kebak-Ikan. Kebak itu artinya penuh. Jadi yang ditebar adalah kebahagiaan dan ikan. Dengan ditebar ikan, masyarakat senang, amal jariyah daripada para donatur juga akan diterima di sisi Allah SWT,” kata Harry Kiss.

“Mudah-mudahan donasinya terus-menerus ada. Kita juga dibantu oleh tim yang namanya Tim Video Ikan (Video Dunia Ikan) dari Tasik. Itu orangnya luar biasa,” ucapnya.

Harry Kiss juga mengungkapkan ritual atau tradisi menebar ikan juga rutin dilakukan keluarganya bila ada yang berulang tahun.

“Kita mulai itu kalau nggak salah dari 2016. Jadi setiap ada yang ulang tahun, biasanya kita melepaskan ikan di danau di belakang kantor kita, Danau Setu Bungur,” ujarnya,

Menariknya, jumlah ikan yang ditebar selalu disesuaikan dengan usia anggota keluarga yang berulang tahun.

“Setiap tahun, setiap ada yang ulang tahun. Ulang tahun Vidi ke-25, 25.000 (ekor). Waktu Vidi ulang tahun ke-30, 30.000 ikan. Jadi disesuaikan dengan umurnya. Nah kali ini kita tebar bibit-bibit ikan bawal dan ikan mas,” lanjutnya.

Diungkapkan Harry Kiss, tradisi ini bermula dari keinginan Vidi Aldiano untuk terus menebarkan kebahagiaan bagi sesama.

“Dari dulu itu Vidi, walaupun dia sakit, dia tetap pengen menghibur masyarakat. Nah kalau kalian lihat di sini, ini semuanya masyarakat terhibur. Bukan dengan nyanyian Vidi, tapi dengan mancing ikan mereka terhibur,” ujar Harry Kiss. (Wartabanjar.com/dwisud)

Editor: Andi Akbar