“Untuk hasilnya tidak ada ditemukan lagi barang yang lainnya,” katanya.
Siregar menuturkan, belum dapat memastikan terkait kondisi aktif atau tidak dari mortar itu sendiri.
“Nanti akan kita cek lagi. Setelah ini akan kita bawa ke lokasi disposal untuk melakukan penghancuran, disitu baru kita akan tahu statusnya,” tutur Siregar.
Terkait masalah kepemilikan, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan dari pemilik rumah tersebut.
“Nanti akan kita ambil keterangan penghuni rumah, serta dari riwayat penghuni rumah sebelumnya,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor Restu







