WARTABANJAR.COM – Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman mendatangi Sekretariat KONI Kalsel bersama timnya pada Minggu lalu (12/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WITA.
Kedatangan Wagub Kalsel untuk berkonsultasi langsung dengan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) terkait aturan AD/ART KONI, khususnya soal larangan rangkap jabatan di cabang olahraga.
Diketahui Hasnuryadi merupakan bakal calon Ketua KONI Kalimantan Selatan periode 2026—2030.
Baca Juga Respons Kadishub Tanah Laut Soal Insiden Pikap Dinas di Alfamart Angsau: Kami Tetap Kawal Prosesnya
Wagub Hasnuryadi tiba di kantor KONI Kalsel usai laga Barito Putera vs PSS Sleman.
“Pertama tentunya ingin silaturahmi dan memohon maaf karena baru bisa datang tengah malam. Kami menunggu sampai tugas di stadion selesai, baru bisa ke sini. Tidak ada maksud lain, hanya ingin memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Hasnuryadi, Selasa (14/4/2026).
Inti dari kunjungan tersebut adalah keingintahuan Hasnuryadi untuk memastikan bahwa proses pencalonannya tidak menyalahi aturan yang berlaku.
Hal ini berkaitan dengan jabatan yang saat ini masih diemban sebagai Ketua Pengprov di tiga cabang olahraga sekaligus yakni PSSI, FPTI, dan PGSI Kalimantan Selatan.
Ia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan induk organisasi cabor terkait untuk mendapatkan kepastian regulasi.
“Kami akan konsultasi juga dengan induk organisasi cabor yang ada, seperti sepak bola, gulat, dan panjat tebing. Supaya semua sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Hasnuryadi juga menyampaikan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga dalam setiap langkah yang diambilnya, termasuk dalam proses pencalonan ini.







