Di antaranya pembukaan ratusan lowongan kerja melalui job fair yang melibatkan belasan perusahaan, pemberdayaan puluhan pelaku UMKM, hingga penataan pedagang kaki lima melalui penyediaan lokasi khusus selama kegiatan berlangsung.
Upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui pasar murah, yang diharapkan mampu membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Selain sektor ekonomi, perhatian juga diberikan pada penguatan kapasitas aparatur desa, kegiatan edukatif, hingga pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Salah satunya melalui festival budaya maritim dan Pesta Adat Mappanre Ri Tasie yang dijadwalkan berlangsung pertengahan April.
Adapun apel puncak peringatan akan dilaksanakan pada 8 April 2026, melibatkan unsur pemerintah daerah dan masyarakat sebagai simbol kebersamaan dalam pembangunan.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan daerah agar tetap berada di jalur yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat pun dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan. (Wartabanjar.com/Haidar)
Editor Restu







