Pedagang di Tanah Laut Keluhkan Ketidakstabilan Harga Plastik yang Meningkat Drastis

Dampak sistemik ini juga menghantam para pedagang besar yang menyetok dalam skala karung.

Saputra, pedagang yang beroperasi di kawasan belakang Mitra Plaza Bajuin, mengungkapkan bahwa modal yang harus dikeluarkan kini membengkak hingga jutaan rupiah untuk satu karung plastik.

​”Kalau per karung sekarang sudah satu juta lebih. Harga normal kan 900 ribuan saja, tetapi ini sekarang sudah Rp1.330.000,” ungkapnya.

Fenomena ini mulai mengubah perilaku konsumen di Pelaihari.

Akibat harga plastik yang tak lagi ramah kantong, banyak pelanggan yang kini memilih membawa wadah atau kantong belanja sendiri dari rumah guna menekan biaya tambahan.

​Para pelaku usaha di Pelaihari kini mendesak adanya intervensi nyata dari pihak terkait.

Mereka berharap pemerintah daerah segera menelusuri penyebab ketidakstabilan ini dan melakukan langkah stabilisasi sebelum sektor UMKM semakin terpuruk akibat mahalnya biaya pengemasan. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu