WARTABANJAR.COM, BARABAI– Dari gerakan sederhana peduli sampah hingga berkembang menjadi platform digital modern, Ratikita kini menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 kategori desa/masyarakat pada Murakata Innovation Award (MIA) Tahun 2025.

Inovasi yang lahir dari Kelurahan Bukat ini dinilai mampu menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, pada saat apel bersama di halaman Kantor Bupati HST, Senin (30/3/2026).

Di balik pencapaian tersebut, perjalanan Ratikita tidaklah instan.

CTO ratikita.id, Muhammad Zuhdi Rajibi S.Kom , mengungkapkan bahwa inovasi ini tumbuh dari dukungan masyarakat serta proses panjang yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

“Alhamdulillah, ini adalah rezeki dari Allah SWT, berkat doa orang tua dan juga masyarakat. Kami sangat bersyukur atas dukungan masyarakat Barabai yang terus mendukung Ratikita hingga bisa bertahan lebih dari lima tahun. Ini bukan hanya milik kami, tetapi juga milik masyarakat yang bersama-sama peduli terhadap persoalan sampah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam ajang MIA 2025, pihaknya menampilkan perjalanan transformasi Ratikita dari sistem konvensional menuju digitalisasi, termasuk rencana pengembangan jangka panjang.

“Yang kami tampilkan mulai dari perjalanan dan pencapaian Ratikita, roadmap 10 tahun ke depan, hingga inovasi terbaru berupa AI Agent ‘Ratikibot’ yang dapat melayani 24 jam, termasuk membantu analisis foto sampah menjadi data jenis dan harga secara detail,” jelasnya.

Sementara itu, CEO ratikita.id, Muliyadi Saputra, S.T., M.ling , menilai penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi dari masyarakat mampu berkembang ketika mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah, khususnya Bupati HST dan dinas Lingkungan Hidup serta instansi terkait lainnya , yang telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam inovasi daerah, terutama dalam pengelolaan sampah yang lebih modern dan efektif,” katanya.

BACA JUGA: BMKG Sebut Kalsel Masuki Musim Pancaroba, April-Mei 2026 Waspada Cuaca Ekstrem