Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD H. Badaruddin Kasim Maburai, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul.
Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.
Dari keterangan keluarga, korban terakhir terlihat pada Selasa (24/3/2026).
BACA JUGA: Gol Rizky Pora Buat Unggul Barito Putera Atas Persiku Kudus Skor 1-0
Selama ini, korban diketahui sering mengeluhkan sakit kepala dan mengonsumsi obat pereda nyeri.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun visum lanjutan, serta telah membuat pernyataan resmi.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya warga yang tinggal seorang diri, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu







