Selama ini, korban diketahui sering mengeluhkan sakit kepala dan mengonsumsi obat pereda nyeri.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun visum lanjutan, serta telah membuat pernyataan resmi.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya warga yang tinggal seorang diri, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu







