“Saat ini jamaah sudah berada di Madinah, beristirahat dengan baik, dan dalam kondisi yang stabil. Kami terus berkomunikasi dengan pendamping jamaah dan pihak muassasah untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” lanjut Ilham.
Kemenhaj melalui KUH juga tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar jamaah mendapatkan perhatian dan dukungan, termasuk terkait penggantian atas barang bawaan yang terdampak.
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jamaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini,” tegasnya.
Kemenhaj mengimbau seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (Wartabanjar.com/mui)
Editor Restu







