BPOM Tabalong Gelar Edukasi Farmakovigilans untuk Tenaga Kesehatan

“Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pemantauan dan pelaporan efek samping obat sebagai bagian dari pengawasan obat pasca edar yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan,” jelas Taufiq.

Peserta juga diberikan tutorial terkait tata cara pelaporan kejadian tidak diharapkan dan efek samping obat melalui aplikasi E-MESO.

BACA JUGA: Live Streaming Barito Putera vs Persiku Kudus Kick Off Minggu, Misi Rebut 3 Poin di Liga 2 2025-2026

Tenaga kesehatan didorong untuk aktif melakukan identifikasi, pencatatan, serta pelaporan efek samping obat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Dengan demikian, informasi yang diperoleh dapat menjadi dasar dalam evaluasi keamanan obat yang beredar,” tandas Taufiq.

Balai POM di Tabalong menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan berkualitas. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu