Harga Bapok di Tanah Laut Stabil Jelang Idul Fitri, Hanya Cabai yang Meroket

Begitu pula dengan sektor protein, di mana daging sapi paha belakang masih konsisten di harga Rp155.000 per kilogram dan telur itik di harga Rp 100.000 per kilogram.

Namun, perhatian khusus tertuju pada komoditas cabai yang mengalami lonjakan tajam hingga 100 persen.

Jika pada awal Maret harga cabai merah besar masih berada di kisaran Rp40.000, kini meroket menjadi Rp80.000 per kilogram. Hal serupa terjadi pada cabai merah keriting yang naik dari Rp45.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Selain cabai, kenaikan tipis juga terlihat pada daging ayam ras yang kini dibanderol Rp32.000 dari harga sebelumnya Rp25.500 per kilogram.

Disampaikan oleh Edi Hariyadi, bahwa kestabilan harga pada komoditas kunci seperti gula dan minyak merupakan hasil kolaborasi intensif dengan pihak Bulog.

“Gula dan minyak tetap stabil karena kami bekerjasama dengan Bulog menyalurkan ke pasar (pedagang/pengecer) sesuai dg HET yg Sudah d tetapkan pemerintah,” ungkap Edi Hariyadi.

Terkait pasokan bawang merah yang juga stabil di harga Rp38.000 per kilogram, Edi menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipatif sejak dini.

“Untuk bawang merah memang tidak ada kendala dg alur distribusi na yg sejak awal sudah didorong bawang nya untuk memenuhi ketersediaan melebihi dari kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Mengenai fenomena “pedasnya” harga cabai, Edi mengungkapkan faktor cuaca ekstrem sebagai penyebab utama terganggunya produktivitas petani lokal.

“Untuk cabai memang dikarenakan ketersediaan cabe lokal yg sedikit, sehingga mendatangkan cabe dari luar daerah dan itupun ketersediaannya sangat sedikit dikarenakan musim hujan yg menggangu petani cabe nya,” pungkas Edi Hariyadi dalam konfirmasinya.

Berkat sinergi kepemimpinan Bupati H. Rahmat Trianto yang responsif dan eksekusi lapangan yang rapi dari jajaran Diskopdag, Pemkab Tanah Laut optimistis bahwa kebutuhan konsumsi rumah tangga selama Ramadan hingga Lebaran akan terus terjaga dalam kondisi yang aman dan kondusif.
(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu