Pembalap Spanyol Ungkap Pahit Manis Duel Sengit dengan Veda Ega di Moto3

Pada akhirnya, Alvaro Carpe harus puas finis di posisi keempat. Sementara itu, podium balapan berhasil diamankan oleh David Almansa, Maximo Quiles, dan satu pembalap lain setelah mereka terlibat duel ketat sejak awal hingga akhir lomba.

Carpe mengakui balapan melawan Veda Ega memberikan pengalaman tersendiri. Menurutnya, duel tersebut menunjukkan bahwa pembalap muda Indonesia itu memiliki kemampuan bersaing dengan rider-rider Eropa di level Moto3.

Kehadiran Veda Ega di kelas Moto3 sendiri semakin menarik perhatian karena penampilannya dinilai mampu memberikan tekanan kepada para pembalap yang lebih berpengalaman. Persaingan sengit tersebut juga menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mulai diperhitungkan di kejuaraan dunia balap motor. Dengan performa yang terus berkembang, Veda Ega diharapkan mampu tampil lebih kompetitif pada seri-seri berikutnya dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di ajang Moto3. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar