Dalam proses pemadaman, sebagian besar armada pemadam memanfaatkan persediaan air dari tangki kendaraan masing-masing. Hal ini karena sumber air di sekitar lokasi kejadian cukup jauh dari titik kebakaran.
Syafrullah menambahkan, saat kebakaran terjadi kondisi warung makan tersebut sudah dalam keadaan tutup sehingga tidak ada aktivitas di dalam bangunan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun kerusakan bangunan dilaporkan cukup parah karena sebagian besar bagian warung hangus terbakar.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dari keterangan saksi, api diduga berasal dari dapur bangunan,” pungkasnya.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







