Ratusan Sastrawan dan Seniman Padati Panggung Sastra Salam Ramadan 2 Sanggar Langit Tabalong

“Sastra menjadi ruang refleksi, ruang ekspresi sekaligus ruang pembentukan karakter generasi muda. Nilai religius tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga melalui karya dan budaya literasi yang membangun peradaban berakhlak,” imbuhnya.

Kegiatan ini dinilai sejalan dengan semangat Tabalong SMaRT — Sejahtera, Maju, Religius dan Terdepan — yang mendorong pembangunan sumber daya manusia melalui budaya dan literasi.

Sementara itu, Ketua Sanggar Langit Tabalong, Lilis Marta Diana, menjelaskan rangkaian kegiatan dimulai sejak siang hari dengan lomba baca puisi bagi pelajar SMP dan SMA se-Benua Enam serta Kemah Sastra yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan.

“Pada malam hari usai salat tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Bupati Tabalong yang dirangkai pertunjukan seni budaya, mulai dari tari tradisional, musikalisasi puisi, sastra tutur, balamut, hingga madihin yang ditampilkan sanggar seni dari berbagai daerah,” ujar Lilis.

Tak hanya pertunjukan seni, lanjutnya, kegiatan juga menghadirkan dialog sastra dengan narasumber kompeten dari Banjarmasin serta peluncuran buku puisi yang diangkat dari nukilan ayat-ayat Al-Qur’an.

BACA JUGA: TRAGEDI DI KOTA MINAB! Rudal Israel Hantam SD Putri di Iran, 40 Tewas dan 45 Luka-luka

“Harapan kami ajang ini tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi mampu memancing lahirnya penulis-penulis baru sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sastra dan budaya daerah,” harap Lilis.