“Ojek Termahal di Dunia” Rp2,5 Juta Sekali Jalan, Perjuangan Mualaf di Luwu Utara Bangun Masjid Rapuh

Tantangan besar tidak hanya pada keterbatasan fasilitas, tetapi juga pada sulitnya distribusi material bangunan ke lokasi. Medan yang berat membuat biaya pengangkutan membengkak dan proses pembangunan menjadi tidak mudah.

Meski demikian, semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan dapat membantu mewujudkan tempat ibadah yang lebih layak bagi para mualaf di pelosok Luwu Utara.

Upaya renovasi Masjid At-Tauhid menjadi simbol harapan sekaligus penguat ukhuwah bagi masyarakat yang berjuang menjaga keimanan di tengah keterbatasan akses.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad