WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kinerja penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanah Laut menunjukkan capaian menggembirakan. Dari target retribusi daerah sebesar Rp20,2 miliar pada Tahun Anggaran 2025, realisasi justru menembus Rp20,8 miliar atau melampaui 100 persen.
Capaian tersebut ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 18 instansi pengelola retribusi dalam apel gabungan di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (23/2/2026).
Penghargaan diberikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal dalam mendongkrak pendapatan daerah.
Kepala Bapenda Tanah Laut, Andris Evony, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada instansi yang mampu melampaui target retribusi pada tahun anggaran 2025.
“Hari ini, bertepatan dengan Apel Kerja Gabungan, Badan Pendapatan Daerah menyerahkan penghargaan kepada SKPD maupun unit pelayanan yang berkinerja baik dalam pencapaian retribusi daerah,” ujarnya.
18 Instansi Penerima Penghargaan
Sebanyak 18 unit kerja menerima reward, terdiri dari:
9 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)
9 unit BLUD, meliputi puskesmas dan rumah sakit
“Ini merupakan reward bagi kawan-kawan yang mampu mencapai target di atas seratus persen,” jelas Andris.
Beberapa instansi yang tercatat menerima penghargaan antara lain:
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian
Dinas Perhubungan
Sejumlah puskesmas, seperti PKM Bentok Kampung dan PKM Kintap
Capaian ini menjadi indikator positif bagi kesehatan fiskal daerah serta menunjukkan potensi PAD Tanah Laut masih terbuka luas untuk terus dioptimalkan.
