“Makanan kering lebih aman dan tidak mudah basi ketika dikonsumsi saat buka puasa,” tambahnya.
Meski demikian, ia berharap pengawasan terhadap kualitas, kebersihan, dan proses pengolahan makanan tetap dilakukan secara ketat agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan anak.
Terkait distribusi di siang hari, ia tidak merasa khawatir selama pembagian tidak mengganggu proses belajar mengajar maupun ibadah puasa siswa.
Ia menyarankan pembagian dapat dilakukan menjelang pulang sekolah agar lebih efektif.
Selain membantu menjaga asupan gizi anak, Fridha menilai program MBG juga meringankan beban ekonomi keluarga, terlebih saat kebutuhan rumah tangga meningkat selama Ramadan.
“Ulun berharap pelaksanaan MBG selama Ramadan tetap memperhatikan kesesuaian gizi serta keamanan makanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan para siswa,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







