WARTABANJAR.COM, BARABAI – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana Pasar Hanyar Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berubah menjadi lautan manusia. Deretan lapak Pasar Ramadan dipadati pembeli yang berburu aneka takjil dan hidangan berbuka, Jumat (20/2/2026).
Aneka makanan tersaji menggoda selera. Mulai dari lauk pauk, kue tradisional, hingga kurma yang tertata rapi di setiap sudut lapak.
Aroma ikan bakar dan ayam bakar madu menyeruak di tengah keramaian. Tak jauh dari sana, haruan goreng, ayam goreng, ikan pais, hingga kepiting tersaji berdampingan dengan sayur berkuah dan pecel yang siap dibungkus untuk berbuka.
Di sisi lain, gorengan seperti tempe, tahu, bakwan, hingga risoles berbagai varian rasa menjadi incaran pembeli yang ingin menu praktis.
Kue Tradisional Jadi Primadona
Ragam kue basah dan kering turut meramaikan pasar. Mulai dari kue lam, amparan tatak, agar-agar, kue lapis, kararaban, antah lakatan, hingga hula-hula.
Tak ketinggalan deretan kue khas Banjar seperti lamang, kikicak, klepon, jaring baras, patah, biji nangka, dan papari tersaji berwarna-warni, menambah semarak Ramadan di jantung Kota Barabai.
Saniah, pemilik Warung Mama Puput, mengaku telah lebih dari 25 tahun berjualan dan hampir tak pernah absen mengikuti Pasar Ramadan.







