Sekda HST Muhammad Yani Terlibat Film Horor “Kuyank”, Angkat Teror Mitos Kuyang di Tanah Banjar

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Keterlibatan Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Drs. Muhammad Yani, dalam film horor lokal berjudul “Kuyank” bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba.

Perannya sebagai kepala desa dalam film tersebut berawal dari keterlibatannya pada proyek film sebelumnya, “Saranjana”, yang lebih dulu mengangkat cerita rakyat Kalimantan.

Saat produksi “Saranjana”, Muhammad Yani mengaku ikut memberikan dukungan, baik dari sisi pemikiran maupun fasilitas. Ia bahkan sempat menulis resensi film tersebut di media sosial pribadinya sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak daerah.

“Waktu film pertama Saranjana itu, ada beberapa bagian yang memang kita dukung, baik pemikiran maupun fasilitas. Kita juga menulis resensi di sosial media,” ujarnya kepada wartabanjar.com, Jumat (13/2/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Drs. Muhammad Yani dalam film horor “Kuyank”.(Wartabanjar.com/Istimewa)

Dari Dukungan, Berlanjut ke Peran di Film

Penulis “Saranjana”, Johansyah Jumberan asal Nagara, Hulu Sungai Selatan, beberapa kali bertemu dengan Yani sejak film tersebut dirilis. Komunikasi yang terjalin kemudian berlanjut hingga muncul tawaran peran dalam film “Kuyank”.

Ketika ditawari memerankan tokoh kepala desa, Yani mengaku tidak ragu untuk menerima.

“Saya langsung menerima tawaran itu. Dunia seni memang sudah lama saya tekuni, ketika pengambilan film juga kita banyak improvisasi,” katanya.

Semesta Saranjana dan Mitos Kuyang

Film “Kuyank” produksi Dari Hati Film (DHF) masih berada dalam semesta “Saranjana: Kota Gaib”. Film ini mengangkat mitologi kuyang, sosok dalam cerita rakyat Kalimantan yang digambarkan sebagai kepala manusia tanpa tubuh yang terbang dengan organ dalam menjuntai.

Baca Juga :   Investasi Generasi: GOW Tanah Laut Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini di Dua Kecamatan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca