Kios di Warukin Terbakar! Penjaga Warung Alami Luka Bakar, Polres Tabalong Ungkap Kronologinya

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kebakaran melanda sebuah kios milik warga di Desa Warukin RT 10, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 17.40 Wita. Insiden ini menyebabkan satu orang mengalami luka bakar dan kerugian material ditaksir puluhan juta rupiah.

Kios tersebut diketahui milik Yafeet Rombe Allo. Sementara korban luka bernama Rada (23), penjaga warung yang merupakan warga Desa Tanta RT 05.

Petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Prasetyo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal.

Kronologi Kebakaran

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo menjelaskan, peristiwa bermula saat korban sedang memasak di dapur kios. Korban kemudian meninggalkan masakan untuk melayani pembeli, sementara kompor masih dalam kondisi menyala.

Tak lama berselang, korban mencium bau terbakar dari arah dapur. Saat kembali untuk mematikan kompor, api sudah membesar dan mengenai kedua kakinya. Korban segera keluar kios sambil meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang tinggal bersebelahan dengan lokasi langsung membantu melakukan pemadaman awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 Wita.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD H. Badaruddin Kasim untuk mendapatkan perawatan medis. Ia mengalami luka bakar pada kedua kaki dengan estimasi sekitar 18 persen.

Akibat kejadian tersebut, bagian dalam kios hangus terbakar. Sejumlah barang ikut rusak, di antaranya dua unit telepon genggam, uang tunai sekitar Rp1 juta, tiga unit kulkas, peralatan dapur, serta berbagai barang dagangan sembako. Total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Baca Juga :   Mamanda Kembali Dipentaskan, KEK Banjarbaru Dorong Kebangkitan Seni Tradisional

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca